Loving him is like driving a new Maserati down a dead end street
Faster than the wind, passionate as sin, ending so suddenly
Loving him is like trying to change your mind once you're already flying through the free fall
Like the colors in autumn so bright just before they lose it all
Losing him was blue, like I’d never known
Missing him was dark gray, all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you've never met
But loving him was red
Loving him was red
Touching him was like realizing all you ever wanted was right there in front of you
Memorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite song
Fighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there's no right answer
Regretting him was like wishing you never found out that love could be that strong
Losing him was blue, like I’d never known
Missing him was dark gray, all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you never met
But loving him was red, oh red, burning red
Remembering him comes in flashbacks and echoes
Tell myself it's time now gotta let go
But moving on from him is impossible when I still see it all in my head…in burning red
Burning, it was red
Losing him was blue, like I’d never known
Missing him was dark gray, all alone
Forgetting him was like trying to know somebody you've never met
Cause loving him was red, yeah yeah red, burning red
And that’s why he’s spinning around in my head
Comes back to me in burning red
Loving him is like driving a new Maserati down a dead end street
Kamis, 20 Desember 2012
Rabu, 12 Desember 2012
The Story of Us
"now I'm standing alone in a crowded ground and I'm not speaking"
Cuma kata itu yang ada di kepalaku pas kita latihan. Entah kenapa, aku susah banget untuk bisa ngerti kalian. Kalau aku pergi, kalian nyariin, tapi kalau aku ada, aku seperti nggak ada disitu.
Apaan siih mau kalian tuuu! Masalah muncul terus, bilangnya sih "kita satu keluarga, kalo ada masalah bilang aja, nanti kita bantu nyelesain" tapi itu cuma omong kosong. Semakin banyak masalah yang diomongin, malah bikin kita semakin jauh.
Maaf kalo aku nggak bisa ngungkapin pendapatku, aku takut itu malah buat kalian jauh dari aku.
Padahal, dulu aku mikir, latihan bareng kalian itu adalah hiburan yang bisa bikin aku seneng terus, tapi sekarang, latihan bareng kalian itu malah sadikit nambahin beban pikiran. -_-
Aku bisa tahan di situ cuma karena ada beberapa orang spesial, bisa olah raga rame-rame, dan karena kalian masih butuh aku untuk ngisi tempat kosong di belakang.
Walaupun begitu, makasih udah ngasih warna di hidupku.
Salam sayang untuk temen-temen latihan yang tercinta
Cuma kata itu yang ada di kepalaku pas kita latihan. Entah kenapa, aku susah banget untuk bisa ngerti kalian. Kalau aku pergi, kalian nyariin, tapi kalau aku ada, aku seperti nggak ada disitu.
Apaan siih mau kalian tuuu! Masalah muncul terus, bilangnya sih "kita satu keluarga, kalo ada masalah bilang aja, nanti kita bantu nyelesain" tapi itu cuma omong kosong. Semakin banyak masalah yang diomongin, malah bikin kita semakin jauh.
Maaf kalo aku nggak bisa ngungkapin pendapatku, aku takut itu malah buat kalian jauh dari aku.
Padahal, dulu aku mikir, latihan bareng kalian itu adalah hiburan yang bisa bikin aku seneng terus, tapi sekarang, latihan bareng kalian itu malah sadikit nambahin beban pikiran. -_-
Aku bisa tahan di situ cuma karena ada beberapa orang spesial, bisa olah raga rame-rame, dan karena kalian masih butuh aku untuk ngisi tempat kosong di belakang.
Walaupun begitu, makasih udah ngasih warna di hidupku.
Salam sayang untuk temen-temen latihan yang tercinta
Langganan:
Postingan (Atom)



